Teman Akrab – Soulmate

By admin

Dalam kehidupan manusia pasti membutuhkan orang lain, seperti kata guru PPKn saya jaman SMP “manusia adalah makhluk sosial”. Tidak ada seorang pun manusia yang mampu hidup sendiri bahkan Tarzan sekalipun. Adam juga diciptakan tidak sendirian, Tuhan akhirnya menciptakan Hawa untuk menemani Adam, karena Tuhan tahu Adam tidak mampu hidup sendiri.
Seseorang juga akan merasa kesepian apabila tidak memiliki teman. Wah, tidak bisa dibayangkan kalau saya tidak memiliki teman, bisa gila! Teman memiliki posisi 5 besar dalam hati saya. Sebagian besar hari saya dihabiskan bersama teman-teman. Entah untuk menonton, jalan, belanja, makan baso, cuci mata, dan sebagainya, semuanya selalu sama teman.
Tapi dari sekian banyak teman, tidak ada satu pun yang sangat ’klik’, yang benar-benar cocok luar dan dalam. Belum ada orang yang bisa menjadi ’tempat sampah’ saya. Meskipun saya sudah sering menjadi ’tempat sampah’ bagi teman-teman saya. Tempat sampah disini bukan maksudnya tempat pembuangan sampah, tapi tempat pembuangan curhatan.
Saya adalah salah satu manusia nomaden yang masih ada saat ini..huff.. Dari kecil hidup selalu berpindah-pindah dari satu kota ke kota yang lain. Jadi daya memiliki begitu banyak teman dekat. Teman dekat TK, teman dekat SD, teman dekat SMP, teman dekat SMA, teman dekat kuliah, dan semuanya adalah orang-orang berbeda. Parahnya saat kuliah, tiap semesternya selalu diacak kelasnya, jadi tiap semester, saya memiliki teman yang berbeda pula. Untungnya saat ini orang tua saya sudah menetapkan pilihan dimana tempat yang paling nyaman untuk menetap.


Satu-satunya orang yang bisa dikatakan sahabat saya yang paling dekat di antara semuanya adalah kakak saya. Kami dapat tertawa dengan lelucon yang sama, meskipun bagi orang lain itu tidak lucu. Selera baju kami sama. Dia adalah orang yang paling jujur. Kalau saya kelihatan jelek, pasti dibilang, tidak seperti orang lain yang pura-pura. Makanan kesukaan kami sama. Diantara semua kakak beradik, dia adalah yang paling berani, jadi sangat menyenangkan kalau jalan sama dia. Meskipun kadang-kadang berkelahi, tapi 5 menit kemudian pasti baikan lagi. Semua tentang dia pasti saya tau, apa yang dia suka dan apa yang tidak dia suka.
Saya ingat waktu saya SMP dan dia kuliah. Saat itulah, hubungan kami menjadi akrab. Saya mengirimkan surat padanya. Intinya dalam surat itu kalau saya sangat sayang sama dia. Dan dia juga balas kaya gitu. Kocak, tapi so sweet juga kalau dipikir-pikir. Dia selalu memberi kado saat saya ulang tahun, selalu menjadi ibu saat saya sakit, luka, dan nangis.
Mendapatkan seorang sahabat akrab seperti dia benar-benar sangat menyenangkan. Apa pun bisa berbagi, apalagi kalau berbicara tentang pacar, uuuh ga bakal habis-habisnya. Tapi berbeda kalau lagi jalan dengan teman, tidak semua cerita yang bisa dibagikan. Kata mama saya sih, ada cerita yang bisa diceritakan sama orang lain, tapi ada cerita yang hanya bisa diceritakan dengan diri sendiri. Yah kalau dipikir, benar juga, apalagi saya tidak begitu mengenal dengan pasti orang lain. Intinya mah, punya temen itu sangat berwarna, tapi jangan sampai semua rahasia kita dibeberkan. Woookkeeyyy….. ^_____^V

Tags: ,

Leave a comment